Nasional

Anggota TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya, Kalau Perlu FPI Dibubarkan Saja

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Sabtu, 21 November 2020 05:15 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Anggota TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya, Kalau Perlu FPI Dibubarkan Saja

PUBLIKSATU - Usai melakukan sweeping untuk menurunkan baliho bergambar Imam Besar FI Habib M. Rizieq Shihab di beberapa titik wilayah DKI Jakarta, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menggelar apel pasukan lapangan, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).

Usai melaksanakan apel pasukan, Pangdam didampingi oleh para pejabat di daerah memberikan keterangan pers.

Kemudian, mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) itu menjawab salah satu pertanyaan wartawan terkait video viral sejumlah orang mengenakan pakaian loreng seperti personel TNI saat menurunkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab saat malam hari.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib, itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan dinaikan lagi. Perintah saya itu!" kata Dudung di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).

Dudung mengatakan perintah dan langkah yang diambil olehnya untuk menurunkan seluruh baliho bergambar Habib Rizieq Shihab karena merasa Front Pembela Islam (FPI) yang menurutnya ingin menang sendiri dan selalu merasa benar.

Alumni Akmil 1988 ini menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum, sehingga siapapun harus mematuhi dan sama kedudukanya di mata hukum.

"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Ya kalau pasang baliho itukan jelas ada aturannya. Ada bayar pajaknya, tempatnya juga sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia yang paling benar, tidak ada itu ya," tegas Dudung.

Bagikan