Prabowo Janji Jebloskan Sendiri Kadernya Jika Korupsi, Tapi Kok Edhy Dicokok KPK?
Bagikan

PUBLIKSATU - Hasil penangkapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster, dengan orang yang ditangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, memunculkan pertanyaan di Publik.
Kok Edhy dicokok KPK? Padahal dia kan Politisi Partai Gerindra yang Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, pernah berjanji bakal menjobloskan sendiri kadernya yang korupsi!
Video berdurasi pendek yang diunggah ke Twitter memperlihatkan pernyataan Prabowo Subianto mengenai janjinya tersebut, dan tak luput dari komentar netizen.
Pernyataan Prabowo dalam video tersebut terjadi pada 2019 lalu, tepatnya dalam acara Debat putaran pertama Pilpres 2019 silam pada bulan Januari.
Memang, ungkapan Prabowo mengenai memenjarakan kadernya jika terbukti korupsi dipicu oleh pernyataan Joko Widodo yang kala itu menjadi lawan debatnya sebagai Capres nomor urut 01.
Jokowi mempertanyakan komitmen Prabowo dan termasuk partainya dalam memberantas laku koruptif. Karena menurut Jokowi, banyak Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra yang mantan narapidana korupsi, berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW).
"Menurut ICW, partai yang Bapak pimpin termasuk yang paling banyak mencalonkan mantan koruptor atau mantan napi korupsi. Yang saya tahu, caleg itu yang tanda tangan adalah ketua umumnya, berarti Pak Prabowo yang tanda tangan," ujar Jokowi kala itu di panggung debat.