Benteng Keraton Buton kapan ke Unesco?
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
MENARIK webinar internasional yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unidayan, Sabtu (28/11/2020).
Tema yang diangkat berjudul: Buton Through History and Across Archipelago Culture. Terjemahan bebasnya bisa diartikan, Buton dalam Lintas Sejarah dan Budaya Nusantara.
Empat pembicaranya juga tidak main-main. Prof. Dr. Susanto Zuhdi (Universitas Indonesia), Prof. Madya. Dr. Ab. Razak bin Ab. Karim (Malaya University, Akademi Pengajian Melayu), Suryadi, PhD (Leiden University), dan Dr. La Ode Abd. Munafi, M.Si (Unidayan).
Acara yang dimoderatori Hasaruddin, S.Pd, M.Hum tersebut melalui zoom, sekaligus livestreaming diakun YouTube LPPM Unidayan. Antusias peserta cukup tinggi.
Banyak fakta sejarah diungkap pada acara yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut. Menurut saya, rugi kalau tidak menyimak.
Makanya, ketika info acara tersebut saya terima dari Dr Munafi, dikuatkan lagi dengan Ketua LPPM Unidayan, Dr La Ode Syaiful Islami, saya tertarik ikut.