Nasional

Kontroversi Meninggalnya 6 Laskar FPI, Wartawan Perlu Lakukan Investigasi, Ilham Bintang: Cek And Ricek Bukti Kebenaran Informasi Dari Kedua Belah Pihak

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 13 Desember 2020 01:38 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Kontroversi Meninggalnya 6 Laskar FPI, Wartawan Perlu Lakukan Investigasi, Ilham Bintang: Cek And Ricek Bukti Kebenaran Informasi Dari Kedua Belah Pihak

PUBLIKSATU - Wartawan didorong terlibat aktif melakukan investigasi terhadap kasus kematian 6 orang anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 50, Senin lalu (7/12).

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), IIlham Bintang, dalam diskusi virtual yang disiarkan kanal Youtube Inspirasi Untuk Bangsa, Sabtu (12/12).

Ilham menjelaskan, jika ada satu kejadian yang kontroversial seperti kasus kematian 6 orang Laskar FPI karena memunculkan dua sudut pandang, yaitu kronologis kejadian dari pihak kepolisian dan FPI, maka pers harus masuk sebagai pencari kebenaran.

"Dia punya perangkat atau katakanlah otoritas yang disebut tabayun itu. Cek and ricek bukti kebenaran informasi dari kedua belah pihak," ujar Ilham Bintang.

Menurut Ilham, liputan investigatif oleh wartawan menjadi satu senjata dan sekaligus pembeda dari informasi yang disajikan netizen di media sosial.

"Itulah (investigasi) satu-satunya pertahanan kita, media mainstream. Modal kita yang sudah puluhan tahun bergelut di bidang juralistik, yaitu modal kecakapan dalam investigasi yang saya yakin tidak dimiliki oleh netizen-netizen yang hanya bergerak dengan narasi-narasi pendek," tuturnya.

Berbeda dengan informasi di media sosial yang diproduksi netizen, Ilham Bintang menjelaskan, wartawan membutuhkan konsentrasi, bekal pengalaman dan juga networking untuk mendapatkan fakta-fakta yang akurat.

Bagikan