Nasional

Korupsi Bansos Disebut Mengalir Ke PDIP, Deddy Sitorus: Kalau Tidak Benar Nanti Kita Tuntut!

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 21 Desember 2020 01:30 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Korupsi Bansos Disebut Mengalir Ke PDIP, Deddy Sitorus: Kalau Tidak Benar Nanti Kita Tuntut!

PUBLIKSATU - PDI Perjuangan merasa heran dengan pemberitaan Majalah Tempo yang seolah menuding bahwa korupsi dana bantuan sosial (bansos) Juliari Batubara mengalir ke partai banteng.

Politisi PDIP Deddy Sitorus mempertanyakan cover Majalah Tempo yang mengangkat tema besar “Korupsi Bansos Kubu Banteng”. Apalagi, nama Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabumuning Raka turut disinggung dalam pemberitaan itu.

Staf Puan Maharani disebut menerima upeti miliaran, sedangkan Gibran dituding sebagai orang yang memberi rekomendasi agar pengadaan goodie bag diserahkan ke perusahaan tertentu.

“Kita enggak tahu ya, itu seharusnya menjadi dokumen hukum, yang nanti dibuka di pengadilan. Tempo tahu dari mana itu?” tanya Deddy Sitorus seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/12).

Deddy mengingatkan kepada Tempo untuk tidak asal dalam menuduh. Jika nanti tudingan itu tidak terbukti di pengadilan, bukan tidak mungkin PDIP akan mengajukan tuntutan.

“Nanti di tingkat pengadilan, kalau tidak benar nanti kita sue (tuntut) Tempo-nya,” ancamnya.

Deddy balik menyebut bahwa Tempo kerap berkolaborasi dengan oknum KPK yang sering kali “membocorkan” hasil BAP. Hanya saja, substansi pemeriksaan dan informasi yang disajikan kerap berbeda dengan di pengadilan.

Bagikan