Gebrakan Akhir Tahun Unidayan: Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Medical Tourism
Bagikan

BAUBAU-PUBLIKSATU.
Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) terus berpacu menjawab kebutuhan masyarakat. Terbaru, institusi yang dipimpin Ir H LM Sjamsul Qamar MT IPU ini bakal membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran.
Ada kabar baik bagi masyarakat di Kepulauan Buton (Kepton) dari Unidayan. Yang minat untuk kuliah di Prodi Kedokteran tidak usah lagi keluar daerah, perguruan tinggi yang berpusat di Baubau ini berencana membuka Prodi tersebut.
Secara khusus hal tersebut dibahas dalam Seminar Online, Sabtu (26/12) berjudul: Urgensi Pembukaan Program Studi Kedokteran Baru Berbasis Medical Tourism dengan Kearifan Lokal di Universitas Dayanu Ikhsanuddin Kota Baubau.
Sjamsul menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung program tersebut. Diantaranya, ruang kuliah dan laboratorium.
Soal tenaga pengajar, Sjamsul mengaku sudah melakukan listing untuk menyiapkan SDM sebanyak 26 dokter menjadi dosen tetap. Berkaitan dengan sarana dan prasarana lainnya, Unidayan akan membuat sejumlah MoU dengan stakeholder terkait.
Sementara itu, dr Wachyudi Muchsin SH, Humas Lembaga Riset IDI menjelaskan satu fakultas kedokteran setara dengan membuka tujuh universitas baru. Diungkapkan juga sebanyak Rp 155 triliun per tahun uang dari Indonesia lari keluar negri untuk biaya pengobatan.
Kemudian hingga tahun 2030, Indonesia masih membutuhkan ratusan ribu dokter. Kedokteran, bukan bisnis, tapi ada nilai sosial, amal jariah.