Nasional

Pemerintah Bangun Kerja Sama Dengan Beberapa Perusahaan Untuk Penuhi Kuota 426 Juta Dosis Vaksin

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Rabu, 30 Desember 2020 03:12 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pemerintah Bangun Kerja Sama Dengan Beberapa Perusahaan Untuk Penuhi Kuota 426 Juta Dosis Vaksin

PUBLIKSATU - Vaksin yang dibutuhkan Indonesia untuk target penyuntikan 181 juta warga membutuhkan 426 juta dosis.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah sudah menempuh alur kerjasama dengan beberapa perusahaan untuk memenuhi kebutuhan vaksin tersebut.

Dia memaparkan, ada lima jalur pengadaan vaksin yang sudah ditempuh pemerintah. Empat jalur di antaranya bersifat bilateral dan satu jalur lainnya bersifat multilateral.

"Dari 4 bilateral kita sudah tandatangan kontrak dengan Sinovac 125 juta dan punya opsi menambahkannya. Kita juga sudah tanda tangan dengan Novavax 130 juta dan ada porsi yang pasti kita ambil," ujar Budi dalam umpa ers virtual yang disarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12).

Kemudian, pemerintah juga akan melakukan penandatanganan dengan AstraZeneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin. Dalam kerjasama itu, sudah sebagian kuota mencapai kesepakatan dipenuhi. Sementara sebagian lagi masih opsi.

Selain itu, Budi juga memastikan pemerintah akan menandatangani kontrak dengan Bio Entech Pfizer untuk 100 juta dosis vaksin, dimana 50 juta sudah pasti dan sisanya adalah opsi.

"Kami harap finalisasi dengan AstraZeneca dan Pfizer akan dilakukan dalam waktu dekat ini," ucap Budi.

Bagikan