Pemerintah Akan Setop Penerimaan CPNS Guru, Politisi PAN: Itu Bentuk Lemahnya Penghargaan Terhadap Profesi Guru
Bagikan

PUBLIKSATU - Rencana pemerintah menghentikan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi guru mulai 2021 menuai kritik dari kalangan masyarakat.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN Prof. Zainuddin Maliki mengatakan langkah tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menjatuhkan profesi guru.
"Rencana itu merupakan bentuk lemahnya penghargaan pemerintah pada profesi guru," kata Zainuddin kepada wartawan, Rabu (6/1).
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana sebelumnya menjelaskan, dari hasil evaluasi perekrutan CPNS formasi guru, salah satu yang jadi catatan penting adalah banyaknya guru berstatus PNS yang setelah diangkat 4 atau 5 tahun meminta mutasi.
Hal ini dianggap sebagai salah satu sumber masalah pemerataan pendidikan karena menghancurkan sistem distibusi guru secara nasional.
Karena itu pemerintah akan menghentikan penerimaan CPNS formasi guru mulai tahun 2021 dan bisa berlaku dalam jangka panjang. Sebagai jalan keluar, pemerintah mengangkat mereka hanya sesuai kontrak atau yang dikenal sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menanggapi rencana tersebut, Zainuddin Maliki mengatakan, hal tersebut bukan alasan yang kuat karena dengan sistem perjanjian kerja, kepastian masa depan guru sehabis kontrak menjadi tidak jelas.