Pemerintah Klaim Ekonomi Tumbuh 5 Persen, Rizal Ramli: Kalau Ngibul Jangan Keterlaluan!
Bagikan

PUBLIKSATU - Laju ekonomi Indonesia di tahun 2021 masih akan melambat. Pertumbuhan ekonomi tidak akan lebih dari 5,1 persen sebagaimana diklaim pemerintah.
Begitu prediksi ekonom senior DR. Rizal Ramli kepada wartawan beberapa waktu lalu di Jakarta.
Rizal Ramli menekankan bahwa sejak tahun 2018 hingga 2019 ekonomi Indonesia sudah konsisten melambat. Semua indikator makro ekonomi, misalnya neraca perdagangan, transaksi berjalan, ‘primary balance‘ anggaran merosot bertahap.
“Ekonomi melambat. Ekonomi juga tidak tumbuh lebih dari 5,1 persen,” ujar Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.
Sejak awal pandemi, pemerintah sudah salah langkah. Covid-19 dianggap seolah flu biasa yang bisa hilang dengan sendirinya. Alih-alih melakukan lockdown, pemerintah justru memberi insentif untuk pariwisata, khususnya wisatawan asing.
Padahal di saat yang sama bandara-bandara negara lain, seperti Jepang dan Singapura, menutup diri dari wisatawan.
“Tapi kita sok jago, malah kita kasih insentif untuk turis asing, termasuk China, untuk masuk Indonesia,” urainya.