Respons Hasil Investigasi Komnas HAM, Politisi Nasdem Minta Polisi Kaji Hasil Autopsi 4 Laskar FPI Korban Penembakan
Bagikan

PUBLIKSATU - Komnas HAM telah menemukan bukti baru soal penembakan enam anggota Front Pembela Islam( FPI) yang meninggal dunia di Tol Karawang oleh aparat kepolisian.
Temuan Komnas HAM menemukan telah terjadi peristiwa penyerangan bersenjata terhadap aparat kepolisian yang sedang bekerja sehingga mengakibatkan tewasnya 2 orang.
Selain itu, Komnas HAM juga menemukan fakta bahwa 4 orang lainnya yang ditembak di dalam mobil yang dibawa Polisi. Sehingga terdapat 2 peristiwa dalam konteks yang berbeda.
Merespons hasil investigasi itu, anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari meminta pihak kepolisian harus melakukan pengujian lanjutan dengan mengkaji hasil autopsi terhadap empat tubuh korban meninggal dunia.
“Mengkaji hasil uji balistik untuk memastikan beberapa hal antara lain; satu, sisi lubang peluru di tubuh 4 korban. Dua, letak sisa tembakan yang menembus di dalam mobil jika ada. Tiga, Jarak dan posisi tembakan. Empat, dalam keadaan bagaimana penembakan di mobil tersebut dilakukan,” kata Tobas -sapaan akrabnya- kepada wartawan, Jumat (8/1).
Selanjutnya, Tobas juga meminta penyidik menguji apakah benar ada perlawanan dari korban sehingga harus dilakukan penembakan.
Selain itu, politisi Nasdem itu mengatakan Polri juga perlu mengusut senjata siapa yang digunakan menembak di dalam mobil tersebut. Termasuk, oknum personel Polri yang terlibat dalam peristiwa tersebut.