Nasional

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Dihentikan Sementara

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Rabu, 13 Januari 2021 20:49 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Dihentikan Sementara

PUBLIKSATU - Pencarian puing dan jasad korban Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu dihentikan sementara. Penyebabnya karena cuaca ekstrem yang terjadi di tengah laut.

Begitu tegas Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Abdul Haris Achadi kepada wartawan, Rabu (13/1).

“Untuk sementara off. Kita lihat cuaca ini. Dapat informasi di sana tinggi gelombang 2,5 meter,” ujarnya,

Haris mengatakan pada pukul 09.30, Basarnas bersama KM Karna melakukan pencarian puing dan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Mereka juga datang dengan membawa tenaga medis untuk melakukan tes usap di lokasi. Tujuannya untuk memastikan para tim penyelamat dalam keadaan sehat dan siap.

Namun, langkah untuk melakukan pencarian puing dan jasad korban terpaksa dihentikan, lantaran para petugas rescue dari Basarnas dan unsur terkait menghadapi kendala adanya gelombang tinggi di tengah laut.

“Baru sampe mulut kolam kita terpaksa harus balik kanan karena cuacanya. Dapat informasi di lokasi cuaca ekstrem sampai 2,5 meter tinggi gelombang dan kami keluar 1,5 meter tinggi gelombang,” katanya.

Bagikan