Tanah Longsor di Betoambari Diduga Akibat Rongga di Bawah Tanah

PUBLIKSATU, BAUBAU – Tujuh buah rumah di Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari Kota Baubau mengalami retak akibat longsor yang terjadi pada Kamis (14/01/2021) dini hari.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Baubau mengungkapkan kejadian longsor tersebut diduga diakibatkan oleh adanya rongga di dalam tanah, dan beban tanah yang terlalu berat sehigga kondisi tanah tersebut tidak mampu lagi menahan beban.
“Cerita lama dari masyarakat sekitar sini, ternyata wilayah ini ada rongga di bawah tanah dan menyerupai sebuah goa yang begitu panjang dan lebar, sekitar kurang lebih 20 meter diameternya,” ungkapnya.
Adapun korban pada peristiwa tersebut berjumlah 29 jiwa dengan jumlah 8 Kepala Keluarga dan total 7 buah rumah.
“Rongga ini kemungkinan panjangnya sampai ke laut, sehingga kalau memang ini benar maka banyak sekali yang terdampak dan ini juga terlihat dapat membahayakan kontruksi jalan,” ujarnya.
Muslimin mengungkapkan, longsor tersebut kemungkinan diakibatkan oleh tanah yang sudah tidak mampu menahan beban sehingga saaat ini pemerintah menutup akses jalan di wilayah tersebut untuk sementara waktu
“Potensinya bisa saja terjadi karena tanahnya sudah tidak mampu menahan beban, sehingga langkah yang dilakukan pemerintah saat ini yaitu menutup dulu akses jalan ini dan juga para keluarga yang mengalami musibah telah menyelamatkan diri dikeluarganya masing-masing,” pungkasnya.