Jalur Rempah Buton
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
JALUR rempah menjadi topik pembicaraan menarik. Apalagi pihak Kemendikbud menjadikannya sebagai tema aktual.
Buton sejak masa lampau adalah eks jalur rempah yang pernah memainkan peran strategis. Bisa dilihat dari hubungan dan persinggungannya dengan sejumlah peradaban besar dunia. Mulai dari Cina, Eropa, hingga Islam.
Bila ditelusuri kembali, kita bisa melihat warisan masa lalu, menghidupkan masa depan, demi kesejahteraan bersama.
Beruntung, hal tersebut saya ulik lebih detail dari antropolog Unhas, Dr Tasrifin Tahara, Rabu (20/1). Diakui, jalur rempah adalah antitesis dari jalur sutera. Cina sekarang menyebutnya dengan One Belt One Road (OBOR).
Menariknya, meski Buton adalah jalur rempah tapi bukan daerah penghasil rempah-rempah. Dulu pernah ditanam di Wangiwangi, namun Belanda memerintahkan dilakukan penebangan.
Menurut Tasrifin, posisi Buton sebagai jalur rempah jauh sebelum terbentuknya kerajaan. Buton punya kemudahan mengadaptasi semua peradaban dunia meski tidak memiliki sumber daya alam unggulan.