Tajuk

1 Jam per Hari

Oleh Irwansyah Amunu · Jumat, 22 Januari 2021 12:52 WIB · 2 menit baca
Bagikan
1 Jam per Hari

Catatan: Irwansyah Amunu

PANDEMI membuat proses belajar mengajar masih dilakukan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Butuh kesabaran dan keseriusan untuk menyukseskannya.

Soal ini, orang tua memiliki peran besar dalam mendampingi anak selama PJJ. Akan tetapi, berdasarkan survei Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), orang tua hanya mampu mendampingi anak satu jam sehari.

“Tentang frekuensi dan berapa lama orang tua mayoritas mendampingi, kebanyakan memang satu sampai dua jam dan ini merata,” kata Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Kemendikbud, Totok Suprayitno dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi X DPR RI secara daring, Kamis (21/1) dirilis www.jawapos.com.

Begitu pula apabila dilihat secara frekuensi, orang tua mayoritas hanya bisa mendampingi anaknya hanya satu kali seminggu. Bahkan, interaksi dengan guru juga hanya satu kali dalam seminggu.

Totok menyampaikan bahwa tingkat pendampingan orang tua kepada anak ternyata juga dipengaruhi beberapa hal. Dia menyebut salah satu faktornya adalah tingkat pendidikan orang tua. “Semakin tinggi pendidikan orang tua, semakin dominan orang tua memberikan pendampingan kepada anaknya,” tutur dia.

Ia pun mencontohkan, jika orang tua yang tidak lulus SD akan cenderung tidak memberikan pendampingan. Adapun, pendampingan ini memiliki kecendrungan seiring dengan tinggi jenjang pendidikan orang tua murid. “Contohnya yang tidak lulus SD, di berbagai cara ini cendrung sedikit dari pada lulus perguruan tinggi,” pungkas Totok.

Bagikan