Nasional

Rencana Revisi UU Pemilu Masih Jadi Polemik, Golkar: Kita Harus Duduk Bersama, Apakah Mau Dilanjutkan Atau Tidak

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 29 Januari 2021 06:08 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Rencana Revisi UU Pemilu Masih Jadi Polemik, Golkar: Kita Harus Duduk Bersama, Apakah Mau Dilanjutkan Atau Tidak

PUBLIKSATU - Fraksi Partai Golkar menilai perlu rembuk ulang semua fraksi terkait nasib UU 17/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) apakah akan tetap dilanjutkan untuk direvisi atau tidak perlu direvisi.

Sebab, rencana revisi UU Pemilu ini merupakan usul inisiatif DPR dan disepakati antara DPR bersama pemerintah.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).

"Menurut kami di Golkar, saya kira kita harus duduk kembali apakah RUU ini akan dilanjutkan atau tidak, dan mencapai kesepakatan yang bulat," kata Doli Kurnia.

Menurut Ketua Komisi II DPR RI ini, karena RUU Pemilu belum dibahas apakah fraksi-fraksi setuju untuk direvisi atau tidak, maka dia belum dapat memastikan hal tersebut.

Apalagi, sambungnya, dalam beberapa hari ini ada fraksi yang berpandangan RUU Pemilu tidak perlu direvisi karena DPR bersama pemerintah seharusnya fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

"Tentu bagi Golkar pandangan ini menjadi penting untuk dicermati. Karena lahirnya UU lahir berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. RUU Pemilu ini kan inisiatif DPR. Jadi kalau inisiatif DPR semua fraksi harus mempunyai pandangan yang sama. Apakah UU itu perlu dirubah atau tidak," jelasnya.

Bagikan