Soal Kudeta Kepemimpinan AHY, Politisi Demokrat: Yang Jadi Perhatian Publik Adalah Perilaku Kekuasaan
Bagikan

PUBLIKSATU - Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik enggan mengomentari perihal dugaan 4 orang lain yang diduga sebagai dalang kudeta Partai Demokrat.
Menurutnya, fokus publik dalam kasus ini harus tetap diarahkan pada perilaku kekuasaan yang cawe-cawe di internal partai.
“Apa yang jadi concern publik adalah perilaku kekuasaan. Dan sebaiknya kepada hal itu fokus,” tegasnya seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/2).
Sementara saat ditanya tentang nama-nama selain Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, yang menjadi dalang kudeta, Rachland enggan menanggapi. Dia beralasan semua itu bisa diselesaikan secara internal.
"Saya tidak terlalu perhatikan. Persoalan tersebut bisa diselesaikan secara internal,” tutupnya.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam jumpa persnya menyebut bahwa mereka yang menggalang manuver politik terdiri dari 5 orang.
Mereka adalah 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu.