Nasional

Survei New Indonesia: Demokrat Melesat Pasca Isu Kudeta, PDIP Anjlok Gara-gara Juliari

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 8 Februari 2021 06:23 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Survei New Indonesia: Demokrat Melesat Pasca Isu Kudeta, PDIP Anjlok Gara-gara Juliari

PUBLIKSATU - Dalam kurun waktu empat bulan, elektabilitas partai politik bergerak dinamis. PDIP sebagai parpol pemenang Pemilu 2019 masih tetap unggul, tetapi tren elektabilitasnya menurun.

“Elektabilitas Demokrat melesat, PDIP anjlok, sedangkan PKS dan PSI naik elektabilitasnya,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono memaparkan hasil survei lembaganya, Minggu (7/2).

Dijelaskan, elektabilitas PDI Perjuangan sebelumnya naik dari 29,3 persen pada survei bulan Juni 2020 menjadi 31,4 persen pada survei bulan Oktober 2020. Tetapi pada survei terakhir, elektabilitasnya merosot hingga 23,1 persen.

Sementara itu, Demokrat sebelumnya turun dari 3,8 persen (Juni 2020) menjadi 3,2 persen (Oktober 2020). Pada survei terakhir, elektabilitasnya meroket menjadi 8,2 persen dan membuat parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di empat besar.

Ia mengatakan turunnya tren elektabilitas PDIP tak dipungkiri terjadi atas adanya kasus korupsi bantuan sosial penanganan Covid-19 yang melibatkan menteri dari PDIP, Juliari Batubara dan menyeret sejumlah politisi asal PDIP.

"Ini membuat citra parpol penguasa ini melorot tajam,” kata Andreas seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Parpol-parpol oposisi, khususnya Demokrat, cukup berhasil memanfaatkan kemerosotan dukungan terhadap PDIP. Diakuinya, meningkatnya elektabilitas Demokrat terjadi usai berhembusnya isu kudeta.

Bagikan