Nasional

Ketua KPK Sebut Tujuan NKRI Bisa Gagal Jika Korupsi, Narkoba, Dan Terorisme Marak

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 22 Februari 2021 21:11 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Ketua KPK Sebut Tujuan NKRI Bisa Gagal Jika Korupsi, Narkoba, Dan Terorisme Marak

PUBLIKSATU - Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan gagal jika marak terjadinya perbuatan korupsi.

Begitu yang disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komjen Pol Firli Bahuri di hadapan Wakil Presiden Maruf Amin, Menpan RB Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNN Petrus R. Golose, dan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam acara Rapim Polri pada Selasa (16/2).

Dalam awal penyampaiannya, Firli menyampaikan beberapa persoalan bangsa. Mulai dari bencana alam dan bencana non-alam, hingga persoalan maraknya peredaran narkotika.

Firli pun menyebutkan bahwa, KPK dalam UU merupakan rumpun kekuasaan eksekutif. Akan tetapi dalam pelaksanaan tugasnya, tidak tunduk kepada kekuasaan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif.

"KPK memiliki tugas pokok setidaknya ada enam. Pertama hari ini adalah salah satu wujud bahwa KPK sudah dibantu oleh Menpan RB dibantu oleh Kapolri. Yaitu melakukan pencegahan untuk tidak terjadinya korupsi," ujar Firli seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Pelayanan Prima yang baik oleh Polri kata Firli, sangat membantu tugas KPK agar tidak terjadinya korupsi.

Selanjutnya kata Firli, tugas KPK adalah melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang dalam melakukan pemberantasan korupsi dan melaksanakan tugas pelayanan publik.

Bagikan