Berita Terkini
Buton

Dana Pinjaman Pengaruhi Serapan Anggaran Pemkab Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 25 Februari 2021 16:08 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Dana Pinjaman Pengaruhi Serapan Anggaran Pemkab Buton
Ilustrasi: Realisasi APBD di Sumenep Rendah

PUBLIKSATU, BUTON - Realisasi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Buton tahun 2020 tidak sampai 100 persen. Berdasarkan pagu anggaran total APBD Buton sekitar Rp 962 Miliar.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buton, Sunardin Dani membenarkan hal ini. Menurutnya, sererapan anggaran Kabupaten Buton dipengaruhi oleh beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan. Terutama kegiatan yang dananya bersumber dari dana pinjaman.

"Serapan anggaran 2020. Kalau kita lihat secara keseluruhan itu memang tidak sampai 100 persen. Itu disebabkan oleh beberapa kegiatan yang memang belum dilaksanakan. Nanti di 2021 ini baru bisa dilaksanakan. Terutama kegiatan-kegiatan yang sumber danannya dari dana pinjaman," ujar dia saat ditemui di ruang kerjannya, gedung C, lantai 1, Kompleks Perkantoran Pemkab Buton belum lama ini.

Dani menyebutkan, total dana pinjaman Kabupaten Buton sebanyak Rp 148 miliar. Dari jumlah itu Rp 2,08 miliar diantaranya baru dicairkan untuk kegiatan perencanaan.

"Terus yang bisa dicairkan kegiatan itu hanya kurang lebih 2,08 M. Hanya untuk kegiatan perencanaan saja. Sehingga itu mempengaruhi dari capaian realisasi anggaran kita di 2020," ujarnya.

Lanjut, ia menjelaskan sisa serapan anggaran 2020 itu kemudian digunakan untuk pembangunan tahun 2021.

"Sisa serapan anggaran masuk di 2021. Terutama yang kegiatan-kegiatan fisik," ujarnya.

Bagikan