Buton Connection
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
KEPALA Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia mengatakan sampai sekarang Indonesia masih mengimpor 1,3 -1,4 juta ton aspal per tahun. Sementara yang diproduksi Pertamina hanya 300 ribu ton.
Harga aspal per ton dibandrol USD 300 atau setara Rp 4,2 juta. Sehingga total kebutuhan aspal setiap tahun sekitar Rp 40 triliun.
Bahlil melihat potensi aspal Buton sangat luar biasa. Produksinya mampu menghemat devisa hingga Rp 20 triliun bila dikelola baik.
Berkunjung ke lokasi tambang di Suandala, Kecamatan Lasalimu, Buton, Minggu (28/2), Bahlil menyatakan aspal Buton sekarang sudah dibangun industri berkualitas impor dan dapat berbasis ekspor. Sehingga kalau 50 persen kita mampu keluarkan produksinya dalam setahun, maka dari Buton mampu menghemat devisa hingga Rp 20 triliun.
Catat: Rp 20 triliun.
Dari Buton, untuk Indonesia, Rp 20 triliun. Angka tesebut hanya menghitung setengah dari kebutuhan nasional.