PAD Rp 120 M
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
MESKI sedang pandemi Covid-19, Pemkot Baubau tidak mengendurkan target PAD. Tahun ini direncanakan Rp 120 miliar, atau naik Rp 8 miliar dari tahun lalu.
Data ini saya peroleh dari Rapat Koordinasi Forum SKPD untuk RKPD 2022 di Aula Rapat Polima, Lantai II Kantor Bappeda Kota Baubau, Rabu (10/3) lalu. Sekot Baubau, Dr Roni Muhtar yang melontar.
Kebetulan dalam forum tersebut mayoritas kepala SKPD hadir. Tidak ada satu pun yang menegasikan. Artinya sanggup dengan angka tersebut.
Januari lalu saya sempat melakukan uji petik di Kantor Badan Pengelola Keuangan, Aset dan Pendapatan Daerah saat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah seorang staf di loket menjelaskan pungutannya melebihi target. Kaget juga mendengar kenyataan itu. Apalagi faktanya terjadi saat pandemi sedang hebat-hebatnya.
Baubau sebagai daerah yang berkarakter kota sangat diuntungkan dengan posisi strategisnya. Episentrum wilayah Sultra Kepulauan ini sangat ditopang dengan daerah belakangnya.
Daerah belakangnya bukan hanya di wilayah Sultra, tapi hingga ke beberapa daerah di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua. Itulah yang bisa memutar sektor rillnya hingga terus bergerak.