Berita Terkini
Butur

Diduga Tersambar Petir, Nelayan Butur Ditemukan Meninggal Dunia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 15 Maret 2021 02:34 WIB · 2 menit baca
Diduga Tersambar Petir, Nelayan Butur Ditemukan Meninggal Dunia

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Seorang Nelayan LB (38) asal Desa Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara yang disebut tersambar petir dan hilang saat mencari ikan di perairan desa setempat ditemukan meninggal dunia, Minggu (14/3/2021).

Korban ditemukan pada pencarian hari kedua. LB ditemukan mengapung sekitar 6,27 NM arah barat laut dari lokasi kejadian kecelakaan.

Kepala Kantor Basarnas Kendari, Aris Sofingi menjelaskan Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekira pukul 18.07 Wita. Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban tersebut, Ops SAR terhadap satu orang nelayan hilang di perairan Desa Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton utara dinyatakan selesai dan ditutup," ujar dia dalam keterangan rilis yang diterima Publiksatu.co, Minggu (14/3/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang Nelayan LB (38) asal Desa Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara dilaporkan hilang saat melaut di sekitar perairan desa setempat, Jumat 12 Maret 2021 sekira pukul 09.00 Wita.

Kepala Kantor Basarnas Kendari, Aris Sofingi menjelaskan Comm Centre Basarnas baru mengetahui peristiwa itu atas laporan Kabid Kedaruratan BPBD Buton Utara, Sabtu (13/03 ) pukul 13.30 Wita.

"Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 13.50 wita tim rescue pos sar Wakatobi diberangkatkan menuju LKK dgn menggunakan RIB utk memberikan bantuan SAR," ujar dia dalam keterangan rilis yang diterima Publiksatu.co, Sabtu (13/3/2021).