Tingkatkan Indeks Kemandirian Fiskal Daerah, Ketua DPD RI Dorong Produk Lokal Masuk E-Catalog
Bagikan

PUBLIKSATU - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah daerah memfasilitasi dan membantu sebanyak mungkin produk lokal untuk bisa masuk dalam E-catalog daerah dan nasional. Sehingga produk lokal juga terserap dalam belanja pemerintah.
Pandangan tersebut disampaikan LaNyalla saat membuka Focus Group Discussion dengan tema "Strategi Meningkatkan Indeks Kemandirian Fiskal Provinsi Nusa Tenggara Timur", di Kantor Gubernur NTT, di Kupang, Rabu (24/3).
LaNyalla hadir didampingi senator asal NTT, Abraham Liyanto, Angelius Wake Kako dan Asyera RA Wundalero, serta senator asal Aceh Fachrul Razi, dan Senator asal Lampung Bustami Zainuddin.
Kedatangan LaNyalla dan rombongan ke kantor Gubernur disambut Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, yang mewakili Gubernur Victor Laiskodat yang sedang berada di luar kota.
Ada beberapa solusi yang dikemukan oleh LaNyalla sebagai upaya meningkatkan indeks kemandirian fiskal daerah. Salah satunya agar Pemprov NTT menangkap peluang ajakan Presiden Joko Widodo yang mengampanyekan cinta produk dalam negeri.
"Kalau dalam skup nasional kita mengenal kebijakan TKDN atau Tingkat Komponen Dalam Negeri. Maka kalau di daerah, kebijakan tersebut bisa diadaposi dengan TKL atau Tingkat Komponen Lokal atau Daerah," ungkapnya.
Namun, lanjut ketua senator asal Jawa Timur itu, persoalannya dalam proses belanja barang pemerintah, di mana barang yang dibeli harus sudah terdaftar di E-Catalog. Solusinya, pemda harus membantu agar produk-produk lokal daerah bisa masuk dalam E-Catalog. Baik itu E-Catalog daerah, maupun E-Catalog nasional.