Tajuk

Tarawih Berjamaah

Oleh Irwansyah Amunu · Rabu, 7 April 2021 15:49 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tarawih Berjamaah

Catatan: Irwansyah Amunu

NYARIS setiap bertemu rekan dan pengurus masjid, selalu bertanya soal Tarawih. Akhirnya, pertanyaan itu terjawab.

Kabag Kesra Setkot Baubau, Dr Rusli Iru menyatakan salat Tarawih berjamaah dibolehkan. Jawabannya merujuk Surat Edaran (SE) Menteri Agama RI, Nomor SE. 03 tahun 202l tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri tahun 1442 Hijriyah.

"Namun demikian protokol kesehatan harus dipatuhi," ujarnya di Kantor Wali Kota Baubau di Palagimata, Selasa (6/4/2021).

Dalam ketentuan SE menyebutkan, sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.

Berkaitan dengan salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Al-Qur'an, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antar jamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

Pengajian ceramah/taushiyah/Kultum Ramadan dan kuliah subuh paling lama dengan durasi waktu 15 menit. Peringatan Nuzulul Qur'an di masjid/mushala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 5O persen dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Bagikan