Tajuk

Jejak Rp 167,7 M

Oleh Irwansyah Amunu · Kamis, 8 April 2021 17:24 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Jejak Rp 167,7 M

Catatan: Irwansyah Amunu

KANTOR Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Baubau baru saja merilis berhasil menyalurkan dana APBN sebesar Rp 167,7 miliar. Dikucurkan melalui realisasi belanja satuan kerja (Satker) serta pemerintah daerah dan desa di lingkup wilayah KPPN Baubau.

Untuk diketahui, lingkup wilayah KPPN Baubau adalah jazirah Kepulauan Buton (Kepton) plus Kabaena, Bombana. Artinya cakupannya meliputi Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Tengah (Buteng), Buton Selatan (Busel), Buton Utara (Butur), dan Wakatobi.

KPPN adalah perwakilan Kementerian Keuangan di daerah memiliki tugas untuk melakukan penyaluran APBN. Triwulan I Tahun Anggaran 2021, mereka berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 167,7 miliar. Setara dengan 9,98 persen dari total pagu belanja yang tersedia.

Seperti diketahui, realisasi belanja tersebut terdiri dari empat komponen, yaitu belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja transfer ke daerah.

Belanja pegawai, terealisasi Rp 61,4 miliar (18,6 persen dari total pagu belanja pegawai). Untuk belanja barang, terealisasi Rp 40,4 miliar (19,46 persen dari total pagu). Selanjutnya belanja modal terealisasi Rp 41,6 miliar (21,23 persen). Kemudian untuk belanja transfer ke daerah yang terdiri dari penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik serta dana desa, terealisasi Rp 24,1 miliar (2,55 persen).

Itulah jejak dana dari pusat yang disalurkan ke daerah. Pertanyaanya apakah dana tersebut meninggalkan bekas bagi rakyat. Utamanya untuk memutar sektor riil.

Bagikan