RSUD Ikonik Busel
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
KALI ini saya harus angkat topi dengan gebrakan yang dilakukan Bupati Buton Selatan (Busel), La Ode Arusani.
Walau terbilang sebagai daerah "anak bawang" namun, fasilitas kesehatan (Faskes) di Bumi Gajah Mada tersebut langsung digenjot. Tidak tanggung-tanggung, Kompleks Bangunan RSUD tipe C langsung dibangun.
Hebatnya lagi, awal tahun depan siap dioperasikan. Dibandingkan dengan daerah lain yang seumuran Busel, daerah yang dipimpin Arusani ini bisa dikatakan terdepan. Bahkan bisa dikatakan lebih hebat dibandingkan daerah lain yang sudah lebih dahulu menjadi daerah otonom.
Meski pembangunannya harus merogoh kocek dalam-dalam. Rumah sakit dibangun menelan anggaran Rp 85 miliar. Anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 15 miliar dan pinjaman daerah sebesar Rp 70 miliar.
RSUD dibangun di atas tanah seluas 3,5 hektare, terdiri dari 32 unit bangunan memadai dan megah. Bahkan diklaim bisa menjadi ikon baru Kabupaten Buton Selatan. Catat, RSUD ikonik.
Layanannya kesehatan sangat urgen dan vital. Apalagi di tengah pandemi Covid-19.