Jika Nadiem Out Dan Muhajir Balik Kandang, Ganjar Bisa Jadi Menko PMK
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Isu reshuffle kabinet kian kencang menerpa Nadiem Makarim. Meski telah melakukan road show ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj, sejumlah pengamat menganggap posisi Nadiem belum aman.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dianggap sebagai pihak yang bertanggungjawab atas munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, akhir 30 Maret lalu. PP yang dituding menghilangkan Pancasila dan Bahasa Indonesia dalam pengajaran di sekolah itu mendapatkan protes keras dari kalangan pendidik se-Indonesia.
Kemendikbud juga dinilai blunder saat menyusun Kamus Sejarah Indonesia dengan tanpa memasukkan figur KH Hasyim Asy’ari di dalamnya. Tak pelak, beberapa politisi dan tokoh NU menyatakan protesnya pada Nadiem.
Meskipun telah mengklarifikasi dua persoalan tersebut serta berjanji akan merevisi baik PP maupun kamus sejarah yang kontroversial itu, tak ada garansi bahwa Jokowi bakal mempertahankan Nadiem.
Dari kalangan internal kementerian, muncul pula suara-suara yang menginginkan Nadiem diganti. Menteri yang kerap tampil nyentrik, bahkan sempat memakai busana kasual dan jeans saat pelantikan Rektor Universitas Indonesia, ia dinilai kurang “ngewongke” para pejabat struktural Kemendikbud.
“Pak Nadiem membuat tim stafsus dari luar kementerian, kebanyakan dari lingkaran alumni Amerika, dan mereka ini yang dominan di Kemendikbud,” ujar sebuah sumber seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.
Jika Nadiem diganti dari posisi Kemendikbud, muncul spekulasi bahwa ‘jatah’ Mendikbud akan diberikan kepada figur dari ormas Muhammadiyah. Selama ini, ormas Islam itu dianggap memiliki tokoh-tokoh unggul dalam pengelolaan sektor edukasi.