Digital Divide
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
TENAGA Ahli Menteri Kominfo Devie Rahmawati mengatakan, kementeriannya saat ini sedang terus berupaya untuk terus mempersempit digital divide di Indonesia.
Salah satu jalannya dengan membangunan infrastruktur digital yang membuat seluruh masyarakat Indonesia dapat terkoneksi satu sama lain dengan lancar melalui jaringan internet.
Maka dari itu, lanjut Devie, masyarakat harus memiliki kecakapan digital yang memegang teguh etika dan budaya yang berlandaskan Pancasila. Dari sinilah kehadiran modul literasi digital memiliki peran yang sama krusialnya dengan membangun jaringan internet dari segi infrastruktur.
“Empat modul literasi digital yang diluncurkan Kominfo, Japelidi dan Siberkreasi dimaksudkan untuk membangun sistem imunitas masyarakat dari berbagai informasi yang tidak sehat, aman dan bermanfaat. Mengingat kecepatan penyebaran hoaks misalnya, melebihi kecepatan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi,“ tambah Devie.
Karena itu, kata Devie, pada tahun 2024 mendatang, Kominfo akan memastikan minimal 50 juta masyarakat Indonesia telah terdukasi dan memiliki kecakapan digital melalui empat modul ini.
“Secara spesifik, tahun ini ditargetkan sebanyak 12,5 juta masyarakat sudah menerima literasi digital,” seru Devie.