Plagiarisme
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
RUPANYA angka plagiarisme kita sudah sampai tingkat yang menghawatirkan.
Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan bahwa plagiarisme, khususnya karya tulis bukan barang langka di Tanah Air. Bahkan, hal ini sudah dimulai pada jenjang sekolah dasar hingga menengah.
Berdasarkan data kajian, tindakan plagiat peserta didik di tingkat SD hingga SMA sangat masif. Bahkan angkanya mencapai 94 persen. “Ternyata 94 persen tulisan mereka itu cocok dengan tulisan siswa lainnya,” ungkapnya dalam webinar Plagiarisme dan Wajah Masa Depan Dunia Akademik, Selasa (27/4) dirilis JawaPos.Com.
Kesamaan karya tulis ini dikategorikan dalam polusi siswa, karena mereka saling menyalin karya yang sejatinya itu merupakan tindakan plagiat. Adapun, kata dia hal ini terjadi akibat terbukanya akses informasi di era digital seperti sekarang.
“Jadi tadi mereka bisa copy-paste, bisa tanya temen, atau mencari dari kampus atau sekolah lain,” imbuhnya.
Untuk itu, tenaga pendidik pun harus mempersiapkan dan membimbing para peserta didik agar terhindar dari kegiatan plagiasi. Mulai dari membentuk kecakapan berbahasa sampai dengan memilih kosa kata.