Sama-sama Punya Potensi Jadi Capres 2024, Pengamat: Gatot, Rizal Ramli Dan LaNyalla Sulit Buat Poros Baru
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Pertemuan mantan Menko Maritim dan SDM Rizal Ramli, mantan Pangliam TNI Gatot Nurmantyo, dan Ketua DPD RI LaNyalla Mahmaud Mattalitti tidak dapat disebut sebagai pertemuan tokoh oposisi.
Demikian disampaikan analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra menanggapi pertemuan RR-Gatot-LaNyalla, di Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (7/5).
Pertemuan itu juga dihadiri beberapa kekuatan oposisi, seperti Adhie M. Massardi, Ahmad Yani, MS. Kaban, Bachtiar Chamsyah, M. Said Didu, Ubedillah Badrun, dan Natalius Pigai.
"'Pertemuan Serpong' bukan pertemuan tokoh oposisi. Pada Pilpres 2019, LaNyalla adalah pendukung berat pasangan Jokowi-Maruf," ujar Iwel Sastra dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/5).
Pada pertemuan itu, DPD RI didorong bisa mengambil peran sebagai penggugat maupun inisiator agar ambang batas pencalonan presiden atau presidential threeshold sebesar 20 persen dikaji lagi.
Jelas Iwel Sastra, dalam pertemuan tersebut ketiga tokoh itu memiliki persamaan pandangan mengenai presidential threeshold (PT) yang terlalu tinggi. Mereka bertiga sepakat bahwa PT membatasi demokrasi sehingga menghalangi munculnya banyak calon presiden.
"Rasanya sulit untuk mengatakan Gatot, LaNyalla dan Rizal Ramli akan membentuk poros untuk Pilpres 2024," kata Iwel Sastra.