Gerak Cepat "Menebas TBC", Tim Dinkes Busel Sasar Dua Desa
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Setelah melakukan sosialisasi program Menuju Desa Bebas (Menebas) Tuberculosis (TBC) di tingkat Kabupaten Buton Selatan (Busel), pada Senin (24/5/2021), tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung bergerak cepat membentuk kader peduli TBC di Desa Katampe, Kecamatan Siompu Barat dan Desa Burangasi Rumbia, Kecamatan Lapandewa, Selasa (25/5/2021).
Dua desa tersebut mewakili 58 desa lain dan 10 kelurahan yang ada di Busel, sebagai desa percontohan pelaksanaan program "Menebas TBC". Targetnya, pada periode 2024-2029 mendatang Busel telah bebas dari penyakit menular TBC.
Tim dibagi dua, ada yang ke Desa Katampe, Kecamatan Siompu Barat dan Desa Burangasi Rumbia, Kecamatan Lapandewa.
Di Desa Burangasi Rumbia, tim dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Busel, La Ode Budiman.
Budiman mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sehingga masyarakat ikut berprtisipasi dalam program "Menebas TBC". Sebab, untuk mewujudkan desa bebas TBC dibutuhkan pastisipasi seluruh komponen masyarakat.
Dijelaskan Budiman, TBC merupakan penyakit dengan tingkat kematian yang cukup besar di Indonesia. Pengobatannya pun tergolong lama yakni sampai enam bulan.
"Bila seseorang positif dinyatakan mengidap penyakit ini maka pengobatannya cukup lama, yakni selama 6 bulan dan harus rutin. Obatnya juga tidak bisa langsung tuntas, makanya perlu ada pendampingan, karena jika tidak terkontrol maka akan gagal. Ketika gagal maka akan terjadi resisten," jelasnya.