Pegawai BRI Baubau Diduga Meninggal Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes Baubau

PUBLIKSATU, BAUBAU - Seorang karyawati inisial WPS (31) yang bekerja sebagai teller di Bank BRI Kota Baubau meninggal dunia. WPS diduga meninggal usai disuntik vaksin tahap kedua, Kamis (03/06/2021).
Menurut keterangan keluarga, WPS pernah menjalani suntik vaksin. Usai divaksin, WPS mengaku merasakan lemas dan pegal usai mendapat suntik vaksin tahap kedua di tempat ia bekerja.
Merasa kurang sehat usai disuntik vaksin, WPS kemudian mengadu kepada ibunya mengenai gejala yang dideritanya sekaligus menitipkan kedua anaknya yang masih balita agar dirawat oleh ibunya untuk sementara waktu selama ia sakit.
"Lima hari lalu dia vaksin, saya punya anak ini memang dia sudah bilang dari beberapa hari lalu, ma saya ini habis vaksin saya punya badan lemas-lemas. Kalau bisa anak ku ini dilihat dulu, baru saya juga ini sudah tidak enak makan," ungkap Harlita yang merupakan ibu kandung dari WPS.
Ia usai disuntik, WPS juga merasa pegal, dan menggigil dan merasa tulangnya rapuh sehingga ia meminta untuk dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit. Setelah pemeriksaan, pihak keluarga mendapat pernyataan bahwasanya WPS mengalami keracunan vaksin.
"Setelah vaksin, dia pegal-pegal dan menggigil. sebelum dibawa ke Rumah Sakit, anak saya ini merasa sesak dan badannya seperti ditusuk jarum, dan tulangnya serasa rapuh. Tadi sekitar jam setengah 12 dia sudah menggigil mi dan rasa tulangnya sudah kaku lalu dibawa di Rumah Sakit. Sampai di sana langsung ditangani oleh dokter. Bahasanya dari Dokter anak saya ini keracunan vaksin," jelasnya.
WPS akhirnya dinyataan meninggal dunia sekitar pukul 18.00 Wita. Isak tangis keluarga pun pecah setelah jenazah WPS tiba dirumah duka di Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau. WPS diketahui bekerja di Bank BRI Kota Baubau Unit Murhum sebagai seorang teller dan meninggalkan dua orang anak yang masih balita.