Insight Aswad terhadap Geliat Kota Baubau (1). Pastikan Ekonomi Tumbuh, Tambah Daya Ungkit UMKM
Bagikan

DINAMIKA Kota Baubau tahun 2021 dalam perspektif Kepala Bappeda, La Ode Aswad tetap menggeliat. Sejauh mana yang dilakukan birokrasi dalam mengelaborasi target-target pembangunan Kota Baubau sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Dr H AS Thamrin MH dan La Ode Ahmad Monianse? Berikut petikan wawancaranya kepada wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Dinamika di Kota Baubau tahun ini, ada tiga program besar yang menjadi koor pembangunan. Bisa digambarkan seperti apa yang dilakukan Bappeda untuk menstimulasi
sehingga sesuai dengan harapan?
Fokus pembangunan 2021 saya kira Kota Baubau yang menjadi bagian integral dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Pusat tentu dalam melaksanakan pembangunan pastilah harus sejalan dengan kebijakan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Khusus 2021 karena masih terkait pandemi Covid-19 belum berakhir, maka sesuai arahan baik kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk 2021 masih fokus kepada tiga hal. Pertama, penanganan Covid-19, kedua, pemulihan ekonomi, dan ketiga, terkait jaring pengaman sosial (JPS).
Nah, dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kota Baubau melalui Bappeda, memastikan ekonomi tetap tumbuh. Para pelaku usaha kecil menengah harus tetap survive dan tumbuh dalam meningkatkan pendapatan khususnya pelaku UMKM.
Bidang penanganan Covid-19, saya kita Pemerintah Kota Baubau konsentrasi. Saat ini disamping penanganan Covidnya juga fokus pelaksanaan vaksinasi, utamanya dikalangan para penyelenggara layanan publik. Menjadi prioritas disamping TNI/Polri juga ASN yang terkait langsung dengan penyelenggara pelayanan publik.
Khusus di jaring pengaman sosial, dibantuan-bantuan sosial, disamping bagaimana memutakhirkan data penerima bantuan sosial, juga agar bantuan sosial tiba kepada sasaran. Tepat sasaran dan tepat waktu kepada penerima.