Baubau

Insight Aswad terhadap Geliat Kota Baubau (3): Potensi "Harta Karun", Enterpreneur dan Investasi

Oleh Irwansyah Amunu · Kamis, 10 Juni 2021 16:00 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Insight Aswad terhadap Geliat Kota Baubau (3): Potensi "Harta Karun", Enterpreneur dan Investasi

BAUBAU sebagi episentrum Kepulauan Buton punya banyak keunggulan dan keandalan. Bagaimana menggerakkan investasi? Berikut penuturan Kepala Bappeda Kota Baubau, La Ode Aswad kepada wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.

MENYINGGUNG soal masa depan, selama ini orang berpikir yang punya masa depan kalau menjadi ASN, sementara Kota Baubau coraknya perdagangan dan jasa. Bicara ASN, berapa saja yang bisa diterima dibandingkan dengan populasi Baubau. Bagaimana merubah paradigma ini sehingga mereka meninggalkan pakem-pakem lama?

Ya betul. Tantangan kita semua khususnya bagi generasi muda, generasi milenial mengurangi harapan atau ketergantungan kepada PNS. Walaupun saya sadar betul masih banyak orang tua kita disini yang mengatakan bahwa berhasil kalau menjadi PNS.

Fakta di lapangan yang kita lihat yang malah di luar PNS lebih bagus hidupnya. Mobilnya mewah, teman saya mobilnya lebih mewah, antara bumi dan langit dengan saya. Motivasi bagi yang lain. Mari kita merubah orientasi cara pandang bahwa berusaha, sepanjang ditekuni bisa menjanjikan. Bukan hanya ASN.

Berjiwa enterpreneur. ASN juga harus berjiwa wirausaha, entrepreneur.

Karena berwirausaha tidak harus pergi duduk di pasar sentral. Duduk menjajakan barangnya. Tapi ada jiwa, semangat wirausaha.

Sebagai pemerintah misalnya, kalau bisa mendatangkan uang kenapa tidak? Tentu yang kita datangkan para investor.

Bagikan