Berita Terkini
Muna

Tahun Ini, 75 Jemaah Haji Asal Muna Batal Berangkat Haji

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 14 Juni 2021 00:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tahun Ini, 75 Jemaah Haji Asal Muna Batal Berangkat Haji

PUBLIKSATU, MUNA --- Sebanyak 75 orang jemaah yaji asal Kabupaten Muna batal berangkat haji. Pembatalan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Kemberangkatan Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1442 H/2021. Padahal seluruh calon jemaah haji Kabupaten Muna telah memenuhi syarat untuk diberangkatkan.

Batalnya jemaah haji ini untuk yang kedua kalinya. Pasalnya pada tahun 2020 lalu juga di batalkan akibat pandemi covid 19 yang melanda dunia. Besar harapan jemaah haji akan diberangkatkan pada tahun ini, namun pandemi covid 19 belum juga berakhir maka keberangkatan jemaah haji tahun 2021 dibatalkan.

"Untuk calon jemaah haji tahun 2021 ini sebanyak 75 orang. Yang 75 ini sebenarnya sudah siap dan layak untuk diberangkatkan," ujar Kepala Kantor Agama Kabupaten Muna, Kammarudin saat ditemui di kantornya, Jumat, 10/06/2021.

Kammarudin menuturkan, pembatalan keberangkatan jemaah Haji berdasarkan Keputusan Menteri Agama nomor 620 tahun 2021. Kenapa sampai batal disebabkan persoalan keamanan, kesehatan dan keselamatan dari jemaah haji itu sendiri atas pandemi covid yang melanda dunia.

"Tinggal menunggu keputusan pemerintah dalam hal ini Menteri Agama. Padahal vaksin mereka sudah selesai, sudah divaksin dua kali. Semua syarat-syat itu sudah dipenuhi tinggal menunggu keputusan pemerintah saja," timpalnya.

Untuk tindak lanjut pembatalan tersebut, pihak Kemenag Muna telah mengundang para jemaah haji untuk menggelar rapat koordinasi dalam rangka memberitahukan tentang hal-hal yang berkaitan pemberangkatan jemaah haji di tanah suci.

"Kami juga sudah mengundang calon jemaah haji untuk rapat koordinasi, untuk memberitahukan terkait hal - hal yang berkaitan dengan pemberangkatan ibadah jemaah haji di Mekah. Antara lain manasik, soal pembatalan, yang jelas kami sudah sampaikan mulai pembatalan pertama dan pembatalan kedua," kata Kammaruddin.

Bagikan