Demokrat ke PDIP: Jangan Sebar Kebohongan, Kami Sejak Awal Tolak RUU Cipta Kerja!
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Tudingan Politikus PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, dalam Sidang di Mahkamah Konstitusi beragendakan uji materi UU 11/2020 tentang Cipta Kerja, dibantah Partai Demokrat.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman menyatakan tudingan Arteria Dahlan yang menyebut Demokrat menyetujui UU Ciptaker tidak sesuai fakta.
Benny menegaskan, sejak awal Partai Demokrat sangat konsisten menolak RUU Ciptaker, utamanya Kluster Ketenagakerjaan. Sehingga, jika ada yang mengatakan Partai Demokrat mendukung UU Ciptaker adalah bohong.
"(Dalam) sidang UU Ciptaker di MK, Demokrat disebut walk out saat diliput. Bohong besar!" ujar Benny dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (19/6).
"Dari awal di semua tingkatan pembahasan, Demokrat menolak RUU Ciptaker kluster ketenagakerjaan. Jika MK mau cari kebenaran, saya siap hadir sebagai saksi di sidang MK," tegas Benny menambahkan.
Benny berharap dalam sidang uji formil UU Ciptaker, Hakim bisa menjadi pengawal kontitusi dengan berani membatalkan UU Ciptaker yang cacat dalam proses pembuatannya.
"Terkait uji konstitusionalitas UU Ciptaker di MK saat ini, kita berharap hakim MK benar-benar menjadi pengawal konstitusi. Jangan takut kedudukan hilang untuk membatalkan UU yang jelas-jelas cacat prosedur-konstitusi. Demi keadilan, saya pun siap bersaksi di persidangan MK," katanya.