Berita Terkini
Buton

Akibat Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi di Buton Minus

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 23 Agustus 2021 16:23 WIB · 2 menit baca
Akibat Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi di Buton Minus
Bupati Buton, La Bakry

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton, La Bakry menyebutkan pandemi Covid-19 telah menghambat kegiatan perekonomian sekaligus memberi dampak terhadap tingkat kesejahteraan sosial. Hal ini dibuktikan dengan kondisi perekonomian pada tahun lalu dan tahun 2021 ini mengalami tekanan yang besar akibat dampak pandemi Covid-19.

Tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buton bahkan nasional di masa pandemi Covid-19 mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buton tahun 2019 sebesar 4,12 persen. Mengalami pertumbuhan negatif di tahun 2020 sebesar - 0,54 persen.

"Pertumbuhan negatif juga hampir semua daerah kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Hal yang sama juga terjadi pertumbuhan negatif pada tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara, - 0,65 persen di mana sebelumnya pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara di tahun 2019 sebesar 6,50 persen," ujar La Bakry pada siang paripurna DPRD Buton dalam rangka HUT RI.

Lanjut, kata dia, bahkan hampir seluruh negara di dunia juga mengalami pertumbuhan negatif di tahun 2020, demikian juga dengan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2020 juga mengalami pertumbuhan negatif sebesar minus 2,07 persen.

Untuk mengatasi hal ini pemerintah telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kapasitas sektor kesehatan, melindungi kelompok rentan, memberikan dukungan kepada dunia usaha dan menjaga sektor keuangan untuk memastikan pemulihan ekonomi dapat berlangsung cepat.

Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah paket stimulus fiskal skala besar melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan program perlindungan sosial untuk menangani krisis akibat pandemi Covid-19.