Inovasi Suarmawati di Dinas PPKB Baubau (7). Roni Muhtar: Terobosannya Kreatif

SUMBANGSIH yang diberikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Baubau, Suarmawati kepada daerah dinilai positif. Walau baru seumur jagung menjabat, namun prestasinya bisa membawa nama Kota Benteng Terluas di Dunia ini hingga ke tingkat nasional. Inovasi yang paling mencolok adalah mengkolaborasikan antara Kampung KB dan Kampung Nelayan. Hasilnya, Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) memberikan anugerah penghargaan kepada Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH belum lama ini.
SEKOT Baubau, Dr Roni Muhtar menyatakan berdasarkan pengamatannya apa yang dilakukan jajaran Dinas PPKB, di bawah kepemimpinan Ibu Kadis saat ini, menunjukkan sesuatu yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Banyak terobosan yang dibuat. Muaranya, terobosan-terobosan itu mendapatkan penilaian pisitif dari pimpinan BKKBN Pusat.
Diakui, satu hal yang dulu pernah dilakukan adalah menggabungkan konsep Kampung KB dengan Kampung Nelayan. Membangun kolaborasi, lalu hadirlah Kepala BKKBN
Pusat di Kota Baubau untuk meresmikan beroperasinya kolaborasi Kampung KB dan Kampung Nelayan.
Ternyata usaha ini oleh pimpinan BKKBN Pusat dianggap sebagai inovasi yang kreatif dan berujung kepada pemberian anugerah penghargaan kepada Bapak Wali Kota Baubau beberapa waktu lalu.
"Jadi artinya bahwa mereka mulai dari Kepala dinas sampai stafnya telah bahu-membahu melakukan upaya-upaya yang inovatif, yang kreatif sehingga wajah pengelolaan penanggulangan penduduk melalui program-program PPKB di Kota Baubau bisa lebih mengena," bebernya.
Hasil akhirnya, lanjutnya, kita berharap angka kelahiran semakin berkurang, peserta KB bertambah, lalu upaya-upaya pelibatan masyarakat untuk urusan UMKM pada kelompok Ibu-Ibu semakin meningkat, dan hal-hal lainnya. "Itu core kegiatan PPKB, dan itu bisa ditampakkan saat ini," akunya.