Berita Terkini
Baubau

Wawali Minta FKUB Persiapkan Diri Launching Kas KUB

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 24 Agustus 2021 20:02 WIB · 2 menit baca
Wawali Minta FKUB Persiapkan Diri Launching Kas KUB
Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse, pada rapat persiapan launching Kas KUB di rumah jabatanya, Senin malam (23/8/2021).

PUBLIKSATU, BAUBAU - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Baubau tengah mempersiapkan diri melaunching Kawasan Sadar Kerukunan Umat Beragama (Kas KUB). Kas KUB pada Kecamatan Bungi dan Lea-Lea tersebut rencananya akan dilaunching Wali Kota Baubau, AS Tamrin.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse, pada rapat persiapan launching Kas KUB di rumah jabatanya, Senin malam (23/8/2021). Dalam rapat tersebut, La Ode Ahmad Monianse juga menyerahkan baju seragam FKUB sebagai bentuk partisipasi pribadinya kepada organisasi tersebut.

La Ode Ahmad Monianse selaku ketua Dewan Pembina FKUB Kota Baubau menuturkan, launching Kas KUB tersebut direncanakan akan dilaksanakan di rumah jabatan Wali Kota. Hal tersebut dilakukan karena mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir, sehingga masyarakat yang ikut serta dalam launching tersebut dibatasi jumlahnya.

“Tentunya kita butuh persiapan, dan sebelum launching dilaksanakan, kita harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu tentang tujuan dari kegiatan kita ini. Karena, jangan sampai ide besar yang baik ini tidak dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat atau saudara-saudara kita yang Kas KUB ini,” tuturnya.

Ketua Dewan Pembina FKUB ini berharap, agar kegiatan tersebut dapat didukung sepenuhnya oleh masyarakat, khususnya yang ada di Kawasan Sadar Kerukunan Umat Beragama tersebut. Untuk itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ada di kawasan tersebut sangat penting agar tidak menjadi bumerang dimasa yang akan datang.

“Olehnya itu kita harus mencari momen yang tepat untuk kita pergi berkunjung dan bersilaturahmi di sana. Kalau kita menginginkan masyarakat kita ini rukun, utuh, maka kita yang tergabung dalam FKUB ini harus memberikan contoh terlebih dahulu. Sehingga secara psikologi kita tidak akan ada beban dalam mengajak orang untuk selalu hidup rukun,” ujarnya.

Ditambahkan, sebagai organisasi yang membawa visi menciptakan kerukunan, pengurus FKUB harus rukun terlebih dahulu. Pasalnya, tanpa memberi contoh, maka akan sulit bagi FKUB dalam mengajak masyarakat untuk hidup rukun dan berdampingan dalam perbedaan.