Insight Aswad untuk Baubau Maju (1). Ciptakan Wirausaha Birokrasi, Menghela Investasi dengan Inovasi

PEMKOT Baubau dibawah kepemimpinan Wali Kota AS Tamrin dan Wakilnya La Ode Ahmad Monianse berkomitmen mewujudkan visi pemerintahannya menjadikan Baubau menjadi Kota yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya. Mencapai target pembangunan sesuai RPJMD tahun 2018-2023 butuh terobosan. Berikut penuturan Kepala Bappeda Kota Baubau, La Ode Aswad kepada wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Bagaimana Bappeda melakukan perencanaan pembangunan untuk mewujudkan target pembangunan Kota Baubau sesuai visi misi wali kota dan wakil wali kota?
Melaksanakan tugas untuk menunaikan pekerjaan tidak cukup dengan cara-cara tradisional, cara-cara masa lalu, dibutuhkan inovasi. Dibutuhkan lompatan.
Apalagi kalau kita mengacu dibeberapa masa lalu, munculnya reinventing goverment. Disitu ada salah satu paling populer bahwa menggerakkan organisasi tidak cukup hanya dengan aturan.
Untuk menggerakkan organisasi agar lebih fleksibel dalam mencapai tujuan, memang harus dengan visi dan misi untuk menggerakkan supaya lebih cepat. Nah dalam kerangka percepatan visi dan misi ini dibutuhkan inovasi, lompatan. Inilah yang menjadi tantangan akhir-akhir ini bagi semua kita yang membantu kepala daerah dalam rangka percepatan mencapai visi. Inovasi yang dibutuhkan.
Aturan pelaksanaan diseluruh Indonesia sama, dari Sabang sampai Merauke. Peraturan
Pemerintahnya sama. Cuma pertanyannya, kenapa daerah lain maju, kenapa kita tidak?
Ini soal inovasinya, soal lompatan. Tidak ada pilihan, harus ada inovasi untuk percepatan pencapaian visi misi.
Inilah yang menjadi salah satu harapan, titik fokus kita. Bagaimana mendorong semua SKPD melakukan inovasi untuk mencapai, mempercepat capaian visi misi Kota Baubau yang pada akhirnya bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.