Berita Terkini
Sultra

Nur Endang Abbas: Sultra Siap Sukseskan HPN 2022

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 18 September 2021 14:34 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Nur Endang Abbas: Sultra Siap Sukseskan HPN 2022
Nur Endang Abbas

PUBLIKSATU, JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali akan menggelar Anugerah Kebudayaan PWI dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 mendatang.

Tema Anugerah Kebudayaan PWI kali ini berbeda dengan sebelumnya. Diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, penilaian terhadap kepala daerah akan dilakukan dengan cara berbeda. Meski tidak mengubah substansi penilaian yang telah berlaku dari tahun sebelumnya.

"Untuk tahun ini, temanya ‘Memenangkan Kesehatan, Kemanusiaan, dan Perilaku Baru Berbasis Informasi dan Kebudayaan’,” kata Ketua Panitia Auri Jaya dalam sosialisasi Anugerah Kebudayaan PWI, Kamis (16/9) .

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang juga ketua panitia lokal HPN 2022, Nur Endang Abbas menyambut baik sosialisasi ini. Pihaknya pun semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi para peserta HPN khususnya peserta Anugerah Kebudayaan PWI 2022.

Menurutnya Anugerah Kebudayaan merupakan bentuk apresiasi bagi daerah yang sangat penting dalam mendorong kesadaran perlunya perspektif kebudayaan digunakan dalam membangun daerah.

“Terselenggaranya Anugerah Kebudayaan yang diselenggarakan PWI kerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten kami harap dapat menggali gagasan, ide berbasis kearifan lokal setempat dalam rangka kreatifitas inovasi dalam pembangunan daerah berbasis kebudayaan,” jelas Nur Endang, yang juga hadir langsung di ruang rapat PWI Pusat.

Endang menambahkan di Provinsi Sultra sendiri pembangunan kebudayaan menjadi salah satu inspirasi mereka untuk membangun daerah.

“Dalam pembangunan pemerintahan nilai nilai kebudayaan masih menjadi inspirasi bagi kami,” tegasnya.

Tak hanya itu, Endang menjelaskan panitia lokal Sultra juga semakin siap menyambut para tamu peserta HPN 2022 pada Februari mendatang. Kasus Covid-19 yang selama ini dikhawatirkan juga perlahan mulai menurun sehingga membuat mereka optimis HPN dapat berjalan maksimal namun tetap dengan protocol kesehatan.

Bagikan