Berita Terkini
Baubau

Sukseskan Vaksinasi Nasional, Politeknik Baubau dan Kodim 1413 Buton Gelar Vaksinasi

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Kamis, 23 September 2021 03:04 WIB · 2 menit baca
Sukseskan Vaksinasi Nasional, Politeknik Baubau dan Kodim 1413 Buton Gelar Vaksinasi

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencegah terjaidnya penularan Covid-19, Politeknik Baubau dan Kodim 1413 Buton menggelar vaksinasi. Pemberian vaksin yang digelar di kampus Politeknik itu, diikuti sebanyak 339 orang internal civitas akademika Politeknik Baubau, Rabu (22/09/2021).

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Baubau, Poniasih Lelawatty mengungkapkan, kegiatan vaksinasi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Politeknik Baubau dan bekerjasama dengan Kodim 1413 Buton.

Dikatakan pula, peserta yang mengikuti vaksinasi ditargetlan sebanyak 400 orang yang sebelumnya hanya ditargetkan 339 orang yaitu dari internal Politeknik Baubau. Mulai dari dosen, mahasiswa, pengelola kampus dan ada juga masyarakat umum. Info sebelumnya bahwa ada banyak vaksin di Kodim 1413. Maka itu, lanjutnya, dikhawatirkan kuota yang diberikan tidak mencapai target yang ditetapkan.

"Tadi saya amati, saya observasi ada juga yang dari umum. Jadi kita semuanya diberikan empat ratus. Semoga aja empat ratus ini bisa terpenuhi habis semua karena berjarak waktu kan ada limit waktunya jangan lebih lima jam katanya," ungkapnya.

Tidak hanya itu, mahasiswa baru Politeknik Baubau angkatan 2021 diwajibkan untuk divaksin. Mengapa hal itu dilakukan, selain mendukung program pemerintah juga sebagai syarat mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan secara luring (offline). Mengingat tahun ajaran ini (2021, red) pelaksanaan akademik akan dilakukan secara online dan offline.

"Karena kami adalah politeknik Baubau adalah perguruan tinggi vokasi, jadi lebih cenderung ke praktek 70 persen. Dengan demikian kewajiban menerima vaksin ini adalah merupakan persyaratan pertama untuk proses akademik," tuturnya.

Perlu diketahui, ada tiga vaksinator yang dilibatkan yaitu Puskesmas Melai, Puskesmas Waborobo dan Puskesmas Wajo. Masing-masing Puskesmas berjumlah 15 tenaga kesehatan (nakes) dan tiga ruangan yang digunakan saat pemberian vaksinasi. Disisi lain, pemberian vaksin merupakan kesadaran masyarakat bahwa vaksin itu aman.