Berita Terkini
Buton

La Bakry Hadiri Penilaian Lomba Program Pokok PKK Tingkat Sultra

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 30 Oktober 2021 17:52 WIB · 2 menit baca
La Bakry Hadiri Penilaian Lomba Program Pokok PKK Tingkat Sultra

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton, La Bakry menghadiri tatap muka bersama Tim Penilai Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, di Pelataran Kantor Lurah Kambula-mbulana, Kecamatan Pasarwajo, Jumat, 29 Oktober 2021.

Dalam kesempatan itu, La Bakry menjelaskan 10 Program Pokok PKK merupakan program pemenuhan kebutuhan primer dan kebutuhan sosial psikologis yang merupakan unsur pokok demi tercapainya keluarga bahagia dan diharapkan dapat mempercepat upaya peningkatan kualitas hidup perempuan.

Adapun 10 program pokok PKK yakni penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tungga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.

"Lembaga dan kegiatan PKK memang menempel pada institusi pemerintah. Namun peranan PKK tidak dapat dikesampingkan dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa yaitu membangun keluarga sejahtera lahir dan batin," papar Bupati Buton.

Ketua Umum DPW Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dengan kegiatan ini dapat semakin memberikan dampak positif dalam rangka meningkatkan pembangunan di Kabupaten Buton khususnya di Kelurahan Kambula-mbulana.

"Kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Buton khususnya masyarakat Kelurahan Kambula-mbulana menyampaikan selamat datang kepada tim penilai. Kami berharap semoga penilaiannya berlangsung objektif dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan yang dihadapi masyarakat Kelurahan Kambula-mbulana," katanya.

Ketua DPD II Golkar Buton ini meyakini dengan adanya penetapan Kelurahan Kambula-mbulana sebagai lokasi lomba 10 Program Pokok PKK akan berpengaruh positif terhadap peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat terutama kaum perempuan untuk dapat berperan dalam memberdayakan dirinya dan dalam rangka menurunkan jumlah keluarga miskin sehingga dapat tumbuh lebih baik lebih maju dan lebih berkualitas dengan bertumpu kepada kemandirian.