Berita Terkini
Nasional

Saat Donor Darah, Komunitas di Baubau Kenakan Sarung Tenun Khas Buton

Oleh penyunting · Senin, 1 November 2021 21:38 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Saat Donor Darah, Komunitas di Baubau Kenakan Sarung Tenun Khas Buton

PUBLIKSATU BAUBAU – Ada pemandangan berbeda di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Buton, Jalan Ahmad Yani, Baubau 22-24 Oktober 2021 lalu. Sebagian orang yang datang menggunakan kampurui atau topi semacam blangkon dan sarung tenun khas Buton.

Mereka bukan ingin menghadiri hajatan. Tetapi mereka adalah anggota dari 8 komunitas yang ingin mendonorkan darah dalam kegiatan ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah Untuk Negeri 2021’.

Pras Setyo Utomo selaku Koordinator Acara mengungkapkan ada 8 komunitas yang ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan ini. Mereka berasal dari Independent CBR Baubau, Blanksack Baubau, Suzuki Satria F150 Club Baubau, Yamaha Matic Indonesia Community Baubau, Jump Red Team, Ngalu-ngalu Club, Lawa Camp, dan Free Fire Baubau.

“Jadi teman-teman komunitas dari Bold Riders, Super Friends, dan Kill The LAst ini memang menggunakan kampurui dan sarung tenun khas Buton saat pelaksanaan donor darah. Semua peserta pakai itu. Tujuannya adalah memperkenalkan kerajinan khas Buton ke masyarakat luas. Selain itu, lewat cara ini, kami juga ikut membantu mengangkat perekonomian para perajin di tengah pandemi yang masih berlangsung,” ungkap Pras.

Dalam kegiatan donor darah itu, total peserta dari kolaborasi komunitas di Baubau mencapai 51 orang. Namun dari jumlah tersebut, yang berhasil menyumbangkan darah adalah 21 peserta dan sisanya tidak lolos screening.

Kegiatan donor darah oleh komunitas di Baubau ini merupakan bagian dari Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (Kolaborasi KITA). Mereka juga ikut terlibat dalam pembuatan dan pemecahan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kolaborasi KITA terus mengambil inisiatif menggelar berbagai kegiatan yang berdampak positif kepada masyarakat. Di bulan Oktober 2021 ini, yang bertepatan dengan bulan Sumpah Pemuda, Kolaborasi KITA menggerakkan lebih dari 800 komunitas di 88 kota/kabupaten di wilayah Indonesia Timur untuk terlibat dalam kegiatan donor darah.

Bagikan