Pendaftaran Seleksi Sekda Muna Dimulai 19-25 November, Pelantikan 20 Desember 2021

PUBLIKSATU, MUNA - Setelah mengalami kekosongan posisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) selama 2 tahun lebih, akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Muna menetapkan jadwal pendaftaran seleksi calon Sekda Muna.
Pj. Sekda Muna, Harmin Ramba saat dikonfirmasi via telepon mengatakan bahwa saat ini Pemda Muna telah membuka pendaftaran seleksi calon Sekda Muna.
"Ya betul sudah ada jadwal pendaftaran, kami sudah buka pendaftaran calon seleksi Sekda mulai besok (Jumat-red) tanggal 19-25 November 2021. Dan sesuai jadwal jika semua tahapan proses berjalan dengan baik, maka direncanakan pelantikan akan digelar pada tanggal 20 Desember 2021 sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya, Kamis, 18/11/2021.
Ia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Ketua Panitia Seleksi Sekda Nomor 003/Pansel/2021 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Tertinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Muna bahwa pendaftaran seleksi dimulai pada tanggal 19 - 25 November 2021. Penerimaan berkas dimulai pada tanggal 22-26 November, pemeriksaan dan seleksi administrasi 28 November 2021.
Kemudian, pengumuman hasil seleksi administrasi, penulusuran rekam jejak, integritas dan moralitas dimulai pada tanggal 29 November 2021, seleksi kompetensi pada tanggal 30 November, penulisan makala dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2021 presentase dan wawancara 9-10 Desember, penyerahan seleksi kepada PPK tanggal 13 Desember, pengumuman hasil seleksi terbuka 14 Desember, pelaporan hasil seleksi ke KASN 15-17 Desember dan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2021.
Selain itu, lanjut Harmin Ramba bahwa berdasarkan keputusan Bupati Muna nomor 451 tahun 2021, tanggal 1 November 2021 tentang Pembentukan Panitia seleksi Jabatan Tertinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Muna bahwa jumlah panitia seleksi sebanyak 5 orang yang diketuai oleh Sekda Provinsi, Hj. Nur Endang Abas, Kepala BKSDM Provinsi, Drs. Zanuriah, M.Si sebagai Sekretaris Panitia.
Kemudian, Prof Weka Widayati dan Dr. La Hamimu dari kalangan akademisi dan Drs La Ora dari kalangan tokoh masyarakat. Sementera, untuk Pemda Muna sendiri hanya menyiapkan tempat dan anggaran seleksi termasuk memfasilitasi segala kebutuhan Pansel.