Angka Kemiskinan Baubau Menurun. Kedua Terendah di Sultra

BAUBAU.PUBLIKSATU-Pandemi dan resesi rupanya bukan menjadi halangan Pemkot Baubau untuk menurunkan angka kemiskinan. Terbukti proyeksi angka kemiskinan tahun ini 7,08 persen atau menurun 0,07 dari tahun sebelumnya.
Fakta tersebut terungkat dalam makalah Seminar Akhir Evaluasi Capaian Indikator Makro Daerah Kota Baubau tahun 2021.
Untuk diketahui, Seminar Akhir Evaluasi Capaian Indikator Makro Daerah Kota Baubau tahun 2021 dibuka Kepala Bappeda Baubau, Rahmat Tuta di Aula Polima Lantai II Kantor Bappeda Baubau, Selasa (30/11/2021).
Acara tersebut dihadiri sejumlah peserta, diantaranya Rektor Universitas Muslim (UMU) Buton, Dr H Sudjiton MM.
Berdasarkan data, tahun 2016 angka kemiskinan Kota Baubau sebesar 8,81 persen. Tahun 2017 (8,39 persen), 2018 (7,57 persen), 2019 (7,27 persen), 2020 (7,15 persen). Dari angka tersebut tren kemiskinan Kota Baubau menurun.
Perbandingan peroleh angka persentase jumlah penduduk miskin seluruh daerah kabupaten/kota di Sultra, Kota Baubau menduduki peringkat dua terendah setelah Kota Kendari yang memiliki angka persentase jumlah penduduk miskin terendah di Bumi Anoa.
Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Baubau 2018-2023 telah ditetapkan target capaian angka kemiskinan pada 2020 pada kisaran 7,15 persen. Jika dibandingkan dengan capaian riil angka persentase penduduk miskin tahun 2020 Kota Baubau sebesar 7,15 persen, maka dapat disimpulkan capaian kinerja indikator makro ekonomi daerah Kota Baubau khususnya untuk indikator angka persentase penduduk miskin, tercapai.