Pemuda di Kota Baubau Tewas Ditikam, Polres Baubau Periksa Empat Saksi

PUBLIKSATU, BAUBAU - Warga Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Murhum, Kota Baubau menjadi korban penikaman hingga meninggal dunia yang terjadi pada Minggu, (12/12/2021) dini hari. Akibat dari peristiwa tersebut, warga Kanakea meluapkan kemarahannya dengan memblokade jalan di sekitaran Jembatan Gantung pada Minggu siang dan sore hari.
Namun, setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian dan warga sekitar, kini aksi lalu lintas di Jembatan Gantung Kota Baubau kembali dibuka, arus lalu lintas kembali berjalan normal dan masyarakat kemudian membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing dengan tertib.
Atas peristiwa tersebut, Polres Baubau telah mengamankan empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari mengungkapkan sempat terjadi aksi spontanitas dari keluarga korban yang mengharapkan kasus ini agar segera terungkap.
"Jadi tadi malam ada TKP seorang laki-laki inisial LD, ia mengalami luka tusuk dan tidak tertolong hari ini. Kita sudah melakukan pengembangan dari kejadian tersebut dan sudah ada beberapa orang kita amankan dan sudah mintai keterangan, dan sempat terjadi aksi spontanitas dari keluarga korban yang mengekspresikan kekecewaannya dan mengharapkan kasus ini cepat terungkap," ungkapnya.
"Kurang lebih sudah ada empat orang yang sudah kita mintai keterangan secara intensif dan akan terus kita kembangkan dari keterangan beberapa saksi yang lain sehingga lebih menguatkan proses penyelidikannya nanti," sambungnya.
Untuk mencegah terjadi kejadian tidak diinginkan, pihak Kepolisian tetap bersiaga di lokasi.
"Kami bersama personil masih mengantisipasi aksi-aksi balasan dan spontanitas dari keluarga korban dan teman-temannya sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru lagi," jelasnya.