Kemendikbud Riset Kucurkan Bantuan KIP Kepada 30 Mahasiswa STIP Wuna
Bagikan

PUBLIKSATU.CO, MUNA -- Sekolah Tinggi Pertanian (STIP) Wuna merupakan perguruan tinggi swasta di Kabupaten Muna yang terdaftar di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX.
Setelah melalui proses panjang, STIP Wuna diberi kuota penerima beasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun 2021. Bantuan beasiswa diberikan kepada 30 mahasiswa baru. Jumlahnya meningkat 100 persen dari tahun 2020 yakni 15 orang.
"Pada tahun ini terjadi peningkatan 100% jumlah kuota penerima bantuan program KIP Kuliah, karena pada tahun 2020 kuota STIP Wuna hanya 15 orang dan tahun 2021 menjadi 30 orang. Peningkatan ini merupakan buah kerja keras Ketua STIP Wuna, Bapak Rochmady, tentu atas kepercayaan penuh yang diberikan oleh pengelola beasiswa LLDIKTI Wilayah IX di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Jasruddin, M.Si," ujar Ketua Tim Pengelola Beasiswa, Muhammad Bakrie Senin, (13/12/2021).
Kepala BAAK STIP Wuna ini menerangkan bahwa, penentuan terhadap pengisian 30 kuota penerima KIP Kuliah dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat yang berpedoman pada Persesjen Kemdikbud Nomor 2 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi dengan memperhatikan prinsip tepat proses dan tepat sasaran, yakni mahasiswa pemilik Kartu Indonesia Pintar, mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin yang dibuktikan dengan mahasiswa tersebut berasal dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
"Mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan mahasiswa dari keluarga yang memiliki pendapatan kotor gabungan orang tua paling banyak Rp 4.000.000,- per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp. 750.000,- per bulan," terangnya.
Selain itu lanjutnya, Tim Pengelola Beasiswa STIP Wuna juga melakukan interview terhadap mahasiswa calon penerima program KIP Kuliah untuk memastikan kebenaran seluruh data yang diisi pada SIM KIP Kuliah serta melakukan kunjungan atau visitasi ke rumah tempat tinggal mahasiswa.
"Interview dan visitasi ini tidak hanya dilakukan oleh pengelola beasiswa STIP Wuna, tetapi dilakukan juga oleh Tim Monitoring dan Evaluasi dari LLDIKTI Wilayah IX dan ini merupakan penentuan akhir layak atau tidak layaknya mahasiswa mendapatkan bantuan program KIP Kuliah.
Secara umum komponen biaya Program KIP Kuliah terdiri dari bantuan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup," sebutnya.