Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Galpis yang Hilang di Teluk Pasarwajo

PUBLIKSATU, BUTON - Tim SAR Gabungan akhirnya memutuskan untuk menghentikan proses pencarian, Gulf Peaca Safiru alias Galpis (30) Warga Pasarwajo, Kabupaten Buton, korban tenggelam di perairan Teluk Pasarwajo, Selasa (14/12/2021).
Operasi pencarian resmi dihentikan mengingat tim SAR gabungan dari Tim Rescue Pos SAR Baubau, Bhabinkamtibmas, Babinsa Pasarwajo, masyarakat sekitar dan keluarga korban sudah menyelesaikan misi pencarian yang berlangsung selama tujuh hari.
Pencarian dilakukan selama terus-menerus dengan menyisir wilayah yang berpotensi menjadi tempat hanyut korban. Namun, Galpis tak kunjung ditemukan.
"Hingga memasuki pukul 17.00 Wita pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil. Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujar Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi dalam keterangan rilisnya, Selasa (14/12/2021).
Lanjut, ia menjelaskan Ops SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dengan ditutupnya pencarian, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Untuk diketahui, sebuah longboat dilaporkan terbalik setelah dihantam gelombang di perairan Teluk Pasarwajo, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (8/12/2021).
Longboat ini, bermuatan dua penumpang. Satu sudah ditemukan atas nama Pardin dan satu hilang. Masih dalam pencarian yakni Gulf Peaca Safiru alias Galpis (30). korban merupakan Warga Pasarwajo.