Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI untuk Bupati Wali Kota, La Bakry Dapat Undian Nomor Sembilan
Bagikan

PUBLIKSATU, JAKARTA - Penarikan undian nomor urut presentasi Anugerah Kebudayaan PWI untuk Bupati, Wali Kota dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang akan digelar di Kendari, telah tuntas, kemarin. Selanjutnya, acara hari ini adalah kepala daerah memaparkan sendiri dan menjawab berbagai pertanyaan pendalaman dari Tim Juri secara tatap muka, dengan mematuhi Prokes yang berlaku, di Kantor PWI Pusat, di lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Adapun hasil undian secara berurut adalah, nomor urut satu Wali Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Rahmat Effendi. Kedua Bupati Magetan, Provinsi Jawa Timur, H Suprawoto, ketiga Bupati Indramayu, Jawa Barat, Hj Nina Agustina, keempat Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Hendra Lesmana, kelima Wali Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, H Helmi Hasan, keenam Bupati Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, H Musyafirin, ketujuh Bupati Lamongan, Jawa Timur, H Yuhronur Efendi, delapan Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat H Fadli Amran (Datuak Paduko Malano), sembilan Bupati Buton, Sulawesi Tenggara, La Bakry dan kesepuluh adalah Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka.
Bupati Buton, La Bakry usai acara pencabutan undian mengatakan memberikan penghargaan sebesar-besarnya pada PWI pusat, karena telah memberikan kesempatan pada daerahnya sebagai salah satu nomine anugerah kebudayaan.
"Anugerah kebudayaan ini sangat berarti bagi masyarakat Buton dan Indonesia yang terus merajut kebersamaan antar suku, ras dan agama sebagi salah satu upaya pemersatu bangsa," katanya.
Dia berharap dengan semangat kebudayaan dapat memotivasi semua daerah khususnya Buton. Karena dengan kebudayaanlah, segala perbedaan dan keragaman bangsa ini akan tetap menyatu erat dalam bingkai NKRI.
Saat ditanya ketika dia mendapat nomor urut sembilan, suami dari Ny Delya Montolalu ini merasa otimis. Apa lagi nomor itu merupakan bilangan keberuntungan baginya. Karena dia secara langsung adalah Bupati yang kesembilan di Buton. "Ini adalah nomor hoki bagi saya," tukasnya sambil tertawa senang.
Untuk diketahui pada acara presentasi anugerah Kebudayaan PWI untuk Bupati, Wali Kota, masing-masing kepala daerah harus dapat menarasikan dan menvisualkan tentang bagaimana pergulatan memenangkan kesehatan, berbasis informasi dan kebudayaan, guna mewujudkan perilaku baru di daerah yang dipimpinnya. Salah satu yang menarik, sebelum ada kebijakan Prokes pandemi Covid-19, di daerah-daerah tersebut sudah memiliki “protokol warisan nenek moyang” dalam menghadapi wabah, yang dirawat dalam adat dan tradisi setempat.